Header Ads Widget

Category

recent/hot-posts

Tips Mengelola Keuangan Bisnis Kuliner Rumahan agar Tetap Sehat

Mengelola bisnis kuliner rumahan bukan sekadar urusan dapur dan rasa enak. Di tahun 2026, tantangan terbesar bagi pengusaha kecil adalah menjaga arus kas (cash flow) agar tidak tercampur dengan pengeluaran pribadi. Banyak bisnis yang terlihat laris namun justru merugi karena manajemen keuangan yang berantakan.



Strategi Mengatur Modal dan Keuntungan Bisnis Kuliner

Agar bisnis Anda di GarasiCafe atau dapur rumahan Anda tetap bertahan lama, berikut adalah langkah-langkah praktis mengelola keuangan yang bisa Anda terapkan segera:

1. Pisahkan Rekening Bank Sekarang Juga

Kesalahan fatal pengusaha rumahan adalah menggunakan satu rekening untuk belanja sayur keluarga dan belanja modal usaha. Pastikan Anda memiliki rekening terpisah. Dengan cara ini, Anda bisa melihat dengan jelas berapa saldo murni yang dihasilkan dari penjualan setiap bulannya.

2. Hitung Food Cost secara Detail

Jangan menentukan harga jual hanya berdasarkan harga kompetitor. Anda harus menghitung food cost per porsi. Masukkan semua komponen, mulai dari bahan baku utama, bumbu, hingga biaya kemasan (packaging). Idealnya, biaya bahan baku berada di angka 30% hingga 40% dari harga jual.

3. Alokasikan Gaji untuk Diri Sendiri

Meskipun Anda adalah pemilik sekaligus koki, Anda berhak mendapatkan gaji. Tentukan angka yang masuk akal dan masukkan ke dalam biaya operasional. Jangan mengambil keuntungan bisnis secara sembarangan untuk keperluan pribadi; ambillah dari gaji yang sudah Anda tentukan tersebut.

4. Siapkan Dana Darurat Usaha

Dalam bisnis kuliner, harga bahan baku di pasar bisa naik tiba-tiba (misalnya harga cabai atau minyak goreng). Alokasikan sekitar 5-10% dari keuntungan bulanan sebagai dana darurat. Dana ini akan menjadi penyelamat saat terjadi kenaikan harga bahan atau kerusakan alat masak.

5. Manfaatkan Aplikasi Pencatatan Digital

Tinggalkan pencatatan manual di buku yang berisiko hilang atau terkena tumpahan air. Di tahun 2026, banyak aplikasi akuntansi gratis yang bisa diunduh di smartphone. Catat setiap pengeluaran, sekecil apa pun itu, termasuk biaya gas dan listrik dapur.


Tips Tambahan: Selalu lakukan evaluasi keuangan setiap akhir pekan. Lihat menu mana yang paling memberikan profit tinggi dan menu mana yang justru membuang banyak modal karena jarang laku.

Kesimpulan

Keberhasilan sebuah bisnis kuliner rumahan sangat bergantung pada kedisiplinan mengelola uang. Dengan arus kas yang sehat, Anda memiliki kesempatan untuk mengembangkan bisnis, membeli peralatan yang lebih canggih, hingga membuka cabang baru di masa depan.

Simak juga ulasan kami sebelumnya mengenai Peluang Bisnis Kuliner Rumahan 2026 sebagai referensi tambahan Anda dalam memulai usaha.

Testimoni

0 Komentar